Pelatihan Berkendara Aman, oleh Astra Honda Motor 


Selamat Siang Indonesia!

Tanggal 4 Maret kemarin saya dan temen-temen blogger dan vlogger Jogja mendapat kesempatan untuk mengikuti Pelatihan Berkendara Aman/Safety Riding di jl Jend. Sudirman tepatnya di depan RS. Bethesda Jogja.

Meskipun langit Jogja mendung saat itu, ndak menyurutkan niat saya untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat ini.

Setidaknya bisa menjadi modal awal untuk membimbing Ibunya Lubna dan si Lubna kelak.

Pertumbuhan kendaraan dewasa ini sangat luar biasa banyaknya, ndak sebanding dengan laju pertambahan ruas jalan.

Hal ini diperparah dengan sikap berkendara yang jauh dari ideal.

Korban jiwa dan harta tak bisa bantah, banyak.

Berangkat keprihatinan tersebut, Honda membangun semangat berkendara yang baik dan aman dengan menyediakan gedung representatif beserta sumber daya manusia yang berkapasitas untuk menularkan ilmu bermanfaat bagi para pengendara, khususnya sepeda motor.

Pelatihan di bagi menjadi dua sesi, sesi teori dan praktek.

Beberapa hal yang saya garis bawahi dalam sesi teori:

  1. Pakaian berkendara diwajibkan berwarna cerah dan memantulkan cahaya ketika gelap dan nyaman digunakan.
  2. Harus diwaspadai ketika masuk tikungan dan ketika melakukan pengereman.
  3. Jangan lupa membawa kelengkapan berkendara seperti STNK dan SIM yang masih berlaku.

Setelah sesi teori yang disampaikan menarik dan interaktif, dilanjutkan sesi praktek di halaman belakang gedung.

Sesi praktek peserta dipersilakan untuk memilih kendaraan yang dikendarai. Saat itu ada Supra 125, supra 150, CBR 150, CB 150, new cb 150 dan new megapro.

Sesi praktek terdiri dari pengereman, zig-zag, menikung, dan meniti balok keseimbangan.

Dalam praktek, pengereman dan meniti balok keseimbangan menjadi fokus saya.

  1. Ketika mengerem luruskan tangan kemudian lakukan pengereman dengan porsi rem depan lebih kuat dibandingkan rem belakang, pengereman optimal adalah pengereman yang menghentikan laju kendaraan sesingkat mungkin tapi ndak menyebabkan rem mengunci (timbul suara decit).
  2. Ketika melewati jalanan sempit mainkan gas dan rem belakang supaya stabil, sangat berguna ketika melewati kerumunan di pasar atau melintas di gang sempit.

    Kedepan semoga pihak produsen kendaraan baik motor maupun mobil bisa lebih giat mengadakan pelatihan ini, akan lebih bagus lagi kalau ada sinergi kurikulum dengan Sekolah atau kampus.

    Selamat berkendara ~

    Iklan

    Ngomong dong, ngomong!!!

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s