Nostalgia, mancal LJ 80!


Selamat Pagi Indonesia!

Tersebutlah seonggok Suzuki LJ 80 yang di Indonesia raya ini masyhur sebagai Jimny Jangkrik. Mbah jangkrik yang umurnya lebih dari seperempat abad ini baru saja menjalani operasi restorasi mesin di sebuah bengkel mantabh (BH!), sekitaran Ring Road Blok O Jogja.

2013-06-15 17.00.54

Restorasi mosok tanpa alasan :mrgreen:

Si embah yang setidaknya berumur duapuluh sembilan tahun ini mengalami berbagai halangan ringtangan yang pada akhirnya menyebabkan air pendingin radiator ikut masuk ke ruang bakar dan juga sirkulasi pendinginan kurang maksimal, sang pemilik pantang setengah-setengah. Sekalian juga di over-size nol, alias kembali ke setelan pabrik (dibikin rapet dan keset :mrgreen: ).

Menginap di bengkel tiga minggu, hingga tibalah saat-saat yang berbahagia :razz:. Perbaikan dinyatakan berhasil dan siap melakukan serangkaian tes.Β Berlokasi dipantai selatan πŸ˜‰

Dipilihnya pantai selatan, dalam hal ini Pantai Parangtritis, karena gundukan pasir disana dirasa cocok untuk menguji kemampuanΒ four by fourΒ yang setelah sekian minggu dinon-aktifkan :razz:. Sedangkan kemampuan mesin teruji ketika melintas jalan bantul yang memang dikenal sebagai lintasan untukΒ break-in/in-reyen mesin-mesin baru, searah menuju Pantai Parangtritis :mrgreen:

Maka, dua batangan lelaki inipun bergerak meninggalkan Kota 😎

2013-06-15 16.44.59Sudut pandang penumpang depan 😎

Gak pake ribet dashboardnya,Β besi tok malahan :mrgreen:
Ini ketika melintas jalan bantul, pssst.. disini minim polisi loh πŸ˜›

2013-06-15 16.45.49Sudut pandang penumpang depan 😎

Lekukan-lekukan itu memang khasnya LJ 80, bagiku.. Inilah jangkrik berotot.
Info aja sih, jalan Bantul adalah jalan yang cukup panjang-mulus-lurus. Tanpa lampu lalu-lintas dan minim persimpangan πŸ˜‰

2013-06-15 16.47.06

Hingga pada akhirnya sampai tikungan terakhir menuju Parangtritis 😎

Mencari celah untuk melintasi gurun pasir :cool:, sampai disini rasanya ga bisa digambarkan. Berdua, satu tujuan 😎

Aktifkan four by four..

2013-06-15 16.58.26Kemudian dipancal!

Disinilah mulai dirasakan ada yang ga beres, ternyata pengisian aki ga berjalan dengan semestinya 😯 . Hampir gagal start, untungnya masih ada sisa-sisa listrik πŸ˜›

Dengan demikian, mesin si embah ini ga boleh mati :oops:. Lucu banggets ya kalo sampe gagal start ditengah gurun pasir, didorong bukan pilihan :mrgreen:
Putaran mesin dibuat tinggi, untuk meminimalkan mesin mati πŸ˜†

Pancal lagi dong ya 😎

2013-06-15 17.05.15

Ga mau kalah sama ftv bermesin bebek yang berkeliaran disana 😎

2013-06-15 17.06.22Kemesraan ini janganlah cepat berlalu..

Duh, waktu pantai selatan kok cepat berlalu yak, tiba-tiba mataharinya tenggelam 😦 . Padahal belum menaklukkan gumuk pasir 😦

Dipelintirlah roda keritingnya, pulang, kembali ke hiruk-pikuknya Kota πŸ˜‰

Eh tapi..

Dari kejauhan sana ada sesosok Papanja yang berusaha lepas dari sedotan pasir :shock:, kok ya berani-beraninya gitu :cool:.

2013-06-15 17.11.59Dibantu dulu, padahal kami pas buru-buru ada acara jam 19.00an (ba’da Isya).Β Tadinya mau diangkat bareng-bareng warga setempat, yah tau sendiri kan ini pasir bung! Gagal. Coba lagi dengan mengalasi roda dengan papan, eh ternyata ga ada papan lebar disini. Lalu si pengemudi inipun cari pinjeman tali untuk narik mobilnya dengan bantuan mbah Jangkrik ini 😎

Setelah beberapa kali usaha, akhirnya lepas juga dari jilatan pasir Parangtritis :mrgreen:

Si pengemudi yang ternyata anggota Reserse Polrestabes ini pun mengucapkan banyak terimakasih dan berpamitan karena hari mulai gelap.

Hish, aura pantai selatan ketika malam itu ga enak 😯
Apa cuma perasaanku saja πŸ˜†
Ga pake lama, dipancal saja..

Jogja, kami kembali 😎

Iklan

23 thoughts on “Nostalgia, mancal LJ 80!

  1. Saya juga punya jangkrik kalau punya om th80 tangguh om…..tiap jalan banyak yang liatin . Tau salut ….atau kasihan …yang pasti saya seneng makenya. Salut buat om dan jangkrik om

  2. jangkrike rep didol ora om ?
    Kuwi supire kaleng merasa bawa jip,…opo iri ada jip masuk pantai …..

  3. pupunya betapa wow memukau kangmasdab..
    eh,mau weruh suzy iki akeh banget ning kawan lama jababeka..dadi mobil dines po ya?

    1. sek mobil dines adiknya ini om, si katana long. dia mobdin BRI waktu itu. kalau si jangkrik ini, setauku enggak di-mobil dinaskan 😎

      ha kok pupuya yang disemak om? πŸ˜†

Ngomong dong, ngomong!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s