Supertrip! Jogja ke Bali! VI


Selamat Siang Indonesia!

Merupakan rangkaian perjalanan panjang, ke Bali!

  1. Episode pertama
  2. Episode kedua
  3. Episode ketiga
  4. Episode keempat
  5. Episode kelima

Ini kelanjutannya.. 😎

Wuih, paginya mantabh!
Bangun pagi, supaya dapet sunrise sanur 😛

Pancal lagi velg 17″-nya :mrgreen:
Sampai sana masih remang-remang, semburat jingga menyambut 😛

Cari tempat sadap, kita abadikan sunrise di sanur :mrgreen:

Belum puas!?
Kasih dah! 😈 😈 😈

Mantabh (pake BH) betul!

Yang beginian, dijogja sih ada..
Cuma ya harus miring nontonnya :mrgreen:

Laut tenang dan warna jingga seksi 😳

Eh kemarin ketemu ibu muda, back-packer gitu oom 😯
Benar-benar ya, ibu-ibu ini :mrgreen:
Sempat bertukar kontak kemarin 😉

Kembali lagi ke warung pinggir pantai, nasi jenggo hangat sudah menanti :mrgreen:
Ternyata..
Nasi jenggo hangat itu lebih sadap!

Hassek betul..
Pagi, tenang, dan makan! :mrgreen:

Hari ini kami menjelajahi bagian utara pulau Bali!

Sekitaran danau bedugul gitu, mengunjungi pura di tengah danau yang termasyhur itu 😉

Kebetulan hari itu bertepatan dengan hari raya Galungan (atau Kuningan yak!? lupa saya)
Jadi ya sepanjang jalan semarak dengan janur kuning melengkung yang bukan menandakan nikahan :mrgreen:

Rame gilak!

Jadi si janur kuning ini juga sebagai status sosial gitu, semakin indah si janur-semakin berada pula keluarga tersebut 😉
Unik yak :mrgreen:

Kami menuju arah Istana Tampak Siring, semacam istana kepresidenan gitu!
Sejuk disini, termasuk dataran tinggi sih 😛

Perempuan bali dan kebaya itu seksi kuadrat! 😈
Sayangnya saya dapet gambar yang sudah beranak :mrgreen:

Padahal banyak juga loh yang kepala dua :mrgreen:
Sayangnya bidikan kamera poket ga mampu ngimbangin selap-selipnya mereka -pada ngebut, pake metik :shock:-

Ya sudah silakan dinikmati itu gambar ibu-ibu 😆 😈

Bali yang bali banget berhasil kami jelajahi, sampe kenyang liat dada kebaya 😈
Ga berapa lama, sampai di rumah presiden cabang bali 😆

Sangar tuh, ada blokade guede gitu! 😯
Sayangnya cuma gitu tok, ga boleh masuk kitanya 😦

Numpang lewat aja sih, kemudian lanjut ke Danau Batur (eh salah!) ke Kintamani maksudku.
Cakep oom, ada danau diatas gunung 😎
Banyak yang jualan anying juga, dipinggir jalan gitu :mrgreen:

Maksudnya sih panoramic mode, tapi sayangnya gagal 😆
Watermarknya kebalik gitu 😆 😆

Ga lama disini, lanjut ke Danau Batur!
Mau nonton pura yang ditengah danau!
Eh bentar!

Ngahahaha! 😎 😆
Saya lagi 😆 😆

Dipakailah android murah-meriah itu!
Dan ternyata sinyal disini ga bisa diharapkan sodara 😦

Ya sudah, manual :mrgreen:
Langsung face to face ke pemuda setempat 😎

Ga ngerti ini jalan apa, tapi tikungan disini sungguh nikmat.
Sayangnya varput ga sempat coba, atas dasar ekonomis, dia ditinggal 😆

Nih beberapa tikungan sadapnya!
Kapan-kapan kesana lagi ah 😛

Yang terakhir bukan tikungan sih, tapi diujung sana bisa buat rebahan 😉

Memang benar kata orang ( :mrgreen: ), kestabilan yamaha memang dahsyat. Padahal ban-nya ga standar loh, tapi nikung tetep mantabh (tetep, pake BH). Angkat jempol dah, sama Jupiter ini! 😎

Hingga tibalah disebuah persimpangan!
Ditunjukkan ke arah danau Batur!
Awalnya sih jalanannya enyak, sepi dan mulus. Tapi kok lama-lama ngebosenin gitu yak!? Benar-benar lewat daerah pedalaman ini, dem!
Hmm, makin kesini kok banyak timbunan material yak!? (ga enak ini 😆 )

Dan benar sodara, kami lewat jalanan berbatu, berliku penuh tanjakan! 😈
Mari di pancal!

Iya!
Jalanan rusak gitu, turunan curam sekalian :mrgreen: 😆
Yah, masih sangguplah untuk turunan.
Eh tapi bung Yosi merelakan kakinya menapak di jalanan terjal itu, supaya si Jupie enggak kepleset.
Nah, yang susah tuh pas tanjakkan!
Beberapa kali harus setengah kopling supaya enggak mundur ini motor 😯

*Ini si Meda sepertinya main-main yak! Ngasih jalan sesat gini 😈

Ada lho kalo 5 kilo jalanan kayak gitu semua!
Ga panjang sih, tapi jalannya itu lho, ckckckc 😈

Kemudian sampai juga oom!
Danau Batur!

*Ngok!

Lha mana pura yang ditengah danau itu!?

Ooo, ada mas!
Bukan disini, nanti saya antar..
Tapi harus naik speed boat, nanti bisa poto-poto disana..

Gitu katanya mas-mas operator kapal cepat..

Tapi, naik speed boat itu bukan gaya kami!

Asss, bilang aja mahal!
Dan kalian ga kuat bayar! 😆

Yaaa, sebenarnya memang mau bilang gitu sih 😎 😆 :mrgreen:
Dan sepuluhribu rupiah itu (karcis masuk Danau Batur) menguap tanpa hasil..

Eh ada hasilnya dink!
Nih!

Indah bukan?!

Lanjutlah, agak muter dikit.
Ke Danau yang namanya Beratan 😉
Dari awal harusnya kesini 😆 😆

Sampai, sore dan mendung 😎

Lha ini, salah satu “aset” wisatawan buatan Korea!
Saranghae!!! 😆 😈

Mantabh (pake BH) dah, ciyuuuus! (plak! 😈 )
Banyak wisatawan lokal disini, tapi yang impor ada juga dink 😎

Sadap betul posenyah! 😈

Say, cheeeeeese!

 

Tuh kan, pura-nya mulai tampak..
Dan ini dia yang dicari-cari, si pura yang di tengah danau!

Sampai juga disini!
Fuh.. fuh.. fuh.. 😎

Ganteng sekali pemandangan dari sinih 😎
Puas-puasin dah 😆

Supaya enggak kehujanan kami pulang sekitar jam lima sore.
Fiuh, Bali bagian utara memang mantabh (pake BH) :mrgreen:

Masih ada lanjutannya, pantengin terus blog ini!

Kapan!?

Kapaaaaan aja boyeh!!! 😆 😆 😆
Ngahaha!
Masih ada dua episode lagi oom!

Episode-episode terakhir ginih, biasanya cerita enggak tertebak loh 😆 :mrgreen:

 

 

 

 

Iklan

15 thoughts on “Supertrip! Jogja ke Bali! VI

Ngomong dong, ngomong!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s