Supertrip! Jogja ke Bali! III


Selamat Malam Indonesia!

BAB III
SEDIKIT COBAAN, dan SEJENGKAL KEINDAHAN BALURAN

Ini postingan harusnya diterbitkan kemaren, muahaha :mrgreen:

Setelah puas bercumbu dengan oktan sembilan puluh dua itu, roda si metik segera berputar Β πŸ˜›

Istirahat malam itu, teramat nyaman.
Kondisi fisik kembali prima, gilas aspal Baluran!

Dari “hotel” yang kami singgahi hanya berjarak satu setengah jam saja, jalanan cukup bergelombang masih ditambah jajaran truk bertonase tinggi menambah warna dalam perjalanan ini.

Matahari mulai menunjukkan kehangatannya..
Yeah, lukisan maha indah 😯

Sangat amaizing!
Afrika buanget dah!

Musim kemarau πŸ˜‰
Terhampar ribuan batang Jati, meranggas 😯

Bung Yosi dengan Jupiter MX kesayangan πŸ˜‰
Mari menjelajah!

AFRIKA!

Saya kira hutan baluran cukup panjang, gak sesuai ekspektasi 😦
Cukup pendek, ga bisa menikmati afrika lebih lama, cuma setengah jam tuntas 😦
Tapi keindahannya memang dahsyat oom, suatu saat nanti harus menjelajahi si afrika kecil ini.

Ah, tapi masih ada kesempatan.
Saat perjalanan pulang πŸ˜›

Baiklah, hutan baluran habis ditumpas 😎

Dan, kemacetan (cukup) panjang sudah menanti 😯
Buka tutup jalan, karena sedang ada pemeliharaan aspal πŸ˜‰
Hmm, ga ada halangan buat kedua kuda besi ini.
Si petugas mempersilakan kami melaju, tapi lewat jalanan tanah πŸ˜›

Ops, jalanan bertanah adalah tempat bersemayamnya jebakan paku 😳

Ini awal sebuah cobaan.

Selesai melintas jalanan berselimut tanah, kami berhenti.
Berhenti untuk menikmati hamparan laut situbondo!

Apalah nama tempat itu, disana ada patung seorang penari πŸ˜›
Itu didepan varput ada rombongan pesepeda yang akan bergerak ke pulau dewata, ati-ati oom.

Sambil ambil beberapa gambar, kami memastikan kesehatan si kuda besi.
Daaaaaaaan..

Cobaan menimpa Jupiter MX!
Sebatang paku menancap 😯
Hmm, mungkin dari jalanan tadi 😦

Baiklah, mari menikmati!

Untungnya tambal ban enggak jauh dari situ (tetep ya, udah dikasih halangan tetep bilang untung πŸ˜› )

Cukup lama disini, satu jam kurang-lebih.
Tak apalah, sekalian istirahat dan sarapan πŸ˜›
Gak lupa, secangkir kopi dan sebatang-dua batang class mild siap menemani πŸ˜›

Nah, masih ada sisa-sisa afrika.
Ambil gambar untuk terakhir kalinya, muahaha πŸ˜†

Memasuki penyeberangan, seharga enambelas ribu rupiah πŸ˜‰
Meninggalkan rutinitas, Pulau Jawa kami pergi untuk semenntara waktu 😦

Gak pakai selimut, wong udara malam ini cukup panas πŸ˜†

#supertrip

Iklan

23 thoughts on “Supertrip! Jogja ke Bali! III

  1. Tujuan kami selanjutnya adalah Kawah Candradimuka dan Kawah Sileri. Kawah Candradimuka letaknya berdekatan dengan Sumur Jolotundo. Butuh stamina yang cukup untuk mencapai kawah ini, memang jalannya lebar, namun masih berbatu-batu dan lumayan jauh. Butuh tigapulun menit untuk mencapai lokasi. Selama perjalanan kami berpapasan dengan beberapa petani dan pencari rumput, saya tidak bisa memotretnya, sepertinya masyarakat Dieng alergi kamera.. beberapa kali saya mencoba dan meminta ijin namun mereka menyembunyikan wajah dan menolak untuk difoto.

Ngomong dong, ngomong!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s