Sharmila, masakan India!


Selamat Malam Yogyakarta!

Malam ini terasa mantabh dan sadaph, makasih Allahku ๐Ÿ˜‰

Adalah perjalanan kuliner saya yang kesekian kalinya :mrgreen:
Kali ini maen disekitaran monjali (monumen Jogja kembali), tepatnya di jalanย Palagan Tentara Pelajar No 37.

Sebuah tempat makan yang saya rasa cukup representatif, cenderung tenang oom ๐Ÿ˜‰
Ga begitu besar, tapi ย nyaman :mrgreen:

Eksterior bangunan termasuk minimalis dengan warna kuning mendominasi, cukup berasa Indianya (India tuh sering pake warna-warna cerah -merah kuning- )

pinjem FB sharmila resto ๐Ÿ™„

Lalu masuklah saya ๐Ÿ˜‰ .

Disambut seorang pramuniaga, dengan sopan dipersilakan duduk dan diberikanlah menu hidangan yang ada.
Nice, semacam fine dining ๐Ÿ˜ฏ
Segmented neh ๐Ÿ˜›

Ada dua ruangan oom, ruang ber-AC dan sebuah smooking room (sok british ah ๐Ÿ˜† )
Sebaiknya hindari ruangan merokok.
Selain panas, aroma dan aktifitas dapur bisa mengganggu kegiatan bersantap ๐Ÿ˜‰

Baiklah, suasana disini cenderung terlalu tenang. Musik diputar dengan volume nyaris hilang.
Harusnya puterin lagu India, kan semakin kental nuansa Indianya ๐Ÿ˜‰

Daftar menu-pun di buka.. ๐Ÿ˜›
Nampaklah beraneka macam menu, yang asiknya ga cuma menu India aja oom.
Ada juga menu Indonesia, semacam nasi goreng dan sejenisnya.

Kalo makanan Indianya ada macem-macem, kayak roti cane, kebab, pizza roti cane, dan beberapa macam minuman beraliran rempah-rempah..

Adalah terkejut, untuk masalah harga (ini sensitif buat saya ๐Ÿ˜‰ ) , ternyata relatif murah.
Untuk dua orang cukuplah dengan 3 lembar uang merah bertuliskan sepuluhribu rupiah dan selembar uang coklat bertuliskan limaribu rupiah.

Kali ini, kami (kan dua orang, jadi ya pake kata ganti kamu :lol:, ga penting!) memesan sate India ๐Ÿ˜ˆ

Haiss, sate!? Di sini juga banyak!

Ntar dulu, yang ini beda oom!

katanya sih sate India ๐Ÿ™„

Wow, disandingkan dengan sambal kecap dan beberapa jumput sayuran.. ๐Ÿ˜ฏ
Sate ayam ini tampil mengkilat dan ditaburi bawang goreng, sepertinya dibumbui dengan campuran madu ๐Ÿ˜›
Tersedia 5 tusuk kelezatan dengan potongan daging yang tebal, dan dimasak sempurna.

Lalu masuklah sepotong daging pertama, nyem ๐Ÿ˜›
Sertamerta lidah bergoyang mengikuti irama bumbu spesial khas India, bukan sate sembarangan.

Bukan sate manis oom!

Ini sate ternyata cukup pedas, pedas karena rempah. Sepertinya ada campuran kunyit-merica- sedikit pala, bisalah membuat saya yang ga doyan pedas ini berkeringat ๐Ÿ˜ฏ

Sensasi rempahnya tak berhenti hingga potongan ย daging terakhir, perfecto!
Indianya dapet! (kayak pernah makan masakan India aja ๐Ÿ˜† )

Ga salah pilih ๐Ÿ˜‰

Oh iya, menu lain yang spesial adalaaaaaah..
Adalah kari kambing! (nyahaha ๐Ÿ˜† )

Merupakan pesanan si nyonyah, ati-ati ya, kolesterol tinggi!
Apalagi disajikan dengan tambahan setoples emping :shock:, selamat berpesta para penikmat kolesterol ๐Ÿ˜ˆ

Porsinya termasuk minim, ga cukup buat perut karung saya (hello, yang pesen sapa-yang makan sapa ๐Ÿ˜ˆ )
Sesendok kari kambing siap disemayamkan!

Srupuuut, cleguk.. ๐Ÿ˜€

Sejenak lidah ini terdiam.. ๐Ÿ˜Ž
Walah, rempahnya luar biasa.
Kuah kuental mengisi tiap inci rongga mulut ๐Ÿ˜ˆ

Sambil menyendokkan nasi hangat, masukkan juga empingnya..

Kriuuuk.. kriuk..

Tapi kenikmatan itu hanya sekejap, seporsi kari kambing-pun berpindah tangan (pelit si nyonyah ๐Ÿ˜† )

Coba porsinya agak gedean, saya kan bisa bersantap cukup lama ๐Ÿ˜ˆ

Semoga berguna,
SALAM KARI KAMBING!

Iklan

18 thoughts on “Sharmila, masakan India!

Ngomong dong, ngomong!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s