Ke Solo, Yuk!


Selamat Malam, Yogyakarta!

Perjalanan kesekian kalinya bersama si varput!
Adalah 18 Februari pagi, guna meminimalisir kegundahan hati ๐Ÿ˜ˆ
*Saya benci keadaan ini, tapi, roda harus-lah tetap berputar! :mrgreen:

Tujuan pertama buat geocaching oom, semacam permainan mencari harta karun dengan peralatan navigasi modern (GPS, global positioning system).

Besok tak bahas lebih lanjut mengenai geocaching ๐Ÿ˜‰

Tapi karena solo belum pernah tak jelajahi (haiss), ya ayok..

Mari menjelajah!

Yup, setelah 3 jam pelajaran perjalanan..

Sampai juga ย Solo (yang sampai sekarang saya ga ngerti bedanya solo, sala, sama surakarta :twisted:)
Moga-moga ada yang kasih pencerahan ๐Ÿ˜†

Hmm, menurut saya..
Solo itu asik kok, cukup tertib lalu-lintasnya ๐Ÿ˜Ž
Rindang, disana-sini banyak pepohonan.

Oh iya, jalanan banyak yang se-arah ๐Ÿ˜ฏ
Jadi, kalo kelewatan, muternya bisa jauh ๐Ÿ˜† (sempat mengalami beberapa kalo ๐Ÿ˜† )

Tujuan pertamanya ke Kraton Solo oom ๐Ÿ˜Ž

Selain belum pernah kesini, ada cache (sabar ya, besok tak bahas si cache ini ๐Ÿ˜† ) yang perlu di jelajahi oom ๐Ÿ˜‰

Tak kasih beberapa bukti otentik (haiss ๐Ÿ˜† ) ๐Ÿ˜ˆ

siapa pula ini ๐Ÿ˜ˆ

Hmm, masuk ke museumnya oom..
Cukup bagus, dapet bonus merinding di beberapa titik ๐Ÿ˜ˆ
Yang ini beneran oom, tegang!
Apalagi waktu itu datangnya hampir jam tutup, lengkaplah petualangan kali ini ๐Ÿ˜‰

klik biar gede, rasanya gimana gitu (ap cuma perasaanku aja ya ๐Ÿ˜† )

Jadi di dalem museum kraton (yaa, semacam itulah), ada macem-macem benda-benda yang digunakan oleh para bangsawan pada waktu itu.

Ada banyak senjata, kayak pedang, tombak, sama meriam. Batu-batuan mulia, pakaian tradisional, tandu (?) buat angkut hasil pertanian.
Selain itu ada kereta kuno juga oom, buat angkut rombongan bangsawan pada masa itu ๐Ÿ˜‰

Hmm, selain pas sepi..
Kok ya pas mendung-mendung gerimis romantisย mistis gitu oom ๐Ÿ˜ฏ
Hiii ๐Ÿ˜ˆ

FYI, si Nyonyah melihat beberapa “kehadiran mereka” loh ๐Ÿ˜ฏ

Beranjak (haiss ๐Ÿ˜† ) dari museum, saya jalan lagi ke sekitaran halaman dalam kraton.
Ada semacam pendopo/ruang pertemuan disini, yang sayangnya ada batas-batas yang ga boleh di lewati wisatawan ๐Ÿ˜ฏ
Tapi cukuplah buat mengupas “ke-indah-an” tempat ini ๐Ÿ˜ˆ

pasir pantai selatan ๐Ÿ˜ฏ

Ada aturannya juga untuk ke halaman ini.
Kalo yang pake sandal harus ngelepas sandalnya, jadi kalo kesini bawa sepatu aja ya.
Biar ga repot lepas-lepas.

Menurut info dari abdi dalem, pasir di halaman ini di datangkan langsung dari pantai selatan loh :shock:, yang bawa gimana yak ๐Ÿ˜ฏ

Cukuplah menjelajahi kraton solo, lanjut ๐Ÿ˜‰

Tadinya mau ke solo night market (pasar malem solo?), tapi perut ga mau tau! ๐Ÿ˜ˆ
Dicarilah warung makan terdekat, guna mengisi perut ๐Ÿ˜‰

Mau ke Solo Night Market, udah cape, lanjutin jalan-jalannya ke Solo Grandmall ๐Ÿ˜Ž
Mallnya bagus sih, lengkap.
Tapi terlalu ramai jadi ya ga lama-lama di sini, berisik! ๐Ÿ˜ˆ
*kalo mau sepi, ke pasar aja *loh!?

Lanjutkan lagi..

Mau cari Paragon Mall, dengan bekal sebungkah android, di mulailah penjelajahan mencari mall ini (katanya baru)

Hmm, ternyata google navigation ga bisa diandalkan.
Malah di kasih jalan yang sesat-jalan yang engkau murkai ๐Ÿ˜‰

Bukan si Bolang kalo menyerah tanpa hasil ๐Ÿ˜Ž
Terus susuri sudut kota, akhirnya ketemu juga ๐Ÿ˜Ž
Dan sayangnya masih belom selesai dibangun. Dibeberapa bagian masih ada perbaikan ๐Ÿ˜ฆ

Gitu dulu oom, besok di sambung lagi ๐Ÿ˜†
Ikuti terus hubungiku lagi, jangan bilang ini yang terakhir petualangan saya ๐Ÿ˜Ž ๐Ÿ˜†

nb:
Teruntukmu..
Skrip-sweet :*

Hmm, di solo ada apa lagi toh!?

Iklan

19 thoughts on “Ke Solo, Yuk!

  1. solo : ejaan asli pribumi..
    sala : ejaan yang di endonesakan… (* maksain banget..
    surakarta : karesidenan yang terdiri dari beberapa kabupaten ( WNGR, KRR, SKH, KLT etc ), dan solo sebagai pusatnya ( jaman dulu ) CMIIW.

    1. kalo menururt sejarah yang saya tau ya..
      1. yang bener itu SALA, dgn catatan a-nya yang dibaca o dalam bahasa jawa seperti kata gula pada bahasa jawa kan juga dibaca gulo..
      2. solo, ini merupakan phonetik atau penulisan yang justru di indonesiakan, harusya cuman dibacanya aja yang ‘o’ tulisannya tetep ‘a’ eh sekarang jadi salah kaprah namanya jadi solo…
      3. surakarta anda benar sekali, ini merupakan karesidenan

      oh iya, kabupaten yang benar itu SURAKARTA, liat aja nama SMA, dan tulisan2 pemerintah disana,, gak ada yang solo, solo itu nama tempat (mungkin desa) dimana kraton dibangun, akan tetapi sekarang justru lebih terkenal solo daripada surakarta.. CMIIW

  2. paragon kan mudah nyarinya tuh.. dari stadion manahan ke timur, pertigaan belok kanan, lampmer belok kiri dah sampe..

Ngomong dong, ngomong!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s