Ke Air Terjun Sri Getuk, semacam wisata air!


Selamat Malam Yogyakarta!

Masih bersama saya sebagai pengarang cerita bergambar :mrgreen:

Kali ini mengunjungi air terjun di sekitaran  Wonosari 🙂
Woh?! Wonosari?
Ndobos!!
Ngapusi!

Weh, tapi memang ada lo.
Tadinya juga ga percaya
Soal e yang terbayang dari Wonosari tu cuma lahan tandus berkapur di sebelah timur Kota Jogja 😈

Cuma 45 km dari Jogja :mrgreen:
Letaknya ga jauh-jauh dari kota wonosari kok 🙂

Nih tak kasih rutenya :mrgreen:
Biar ga kesasar 😆

Dari jogja ke arah jalan wonosari -> teruuuus sampe ketemu lapangan terbang (yang ga pernah digunakan, semacam lapangan luas) -> ambil arah playen -> pertigaan kecamatan playen atau pasar playen (sama saja) ke kanan terus ke kiri -> ikutin jalan sampe ketemu pemandian umum, ga jauh dari situ udah ada plang petunjuk ke sri gethuk

Seperti biasa, kalo ga ngerti tanya ke penduduk setempat, kalo masih ragu ya tanya polisi setempat :mrgreen:

Baiklah, markicer -mari kita ceritakan- :mrgreen:

Berangkat dari jogja jam 09.00 pagi (seperti biasa, jemput tukang poto nyonyah di sekitaran barat Jogja :mrgreen: )
Fulltenk varput dolo oom 🙂
Ambil jalur ring road barat, setelah lewat bukit bintang, akhirya sampe di lapangan terbang (ancer-ancer pertama, biar ga kesasar).
Baiklah sodara, mari ke arah playen (di papan petunjuk jalan udah ditunjukkin arahnya)

semacam aspal muyusss 😈

Aspal muyuss khas Wonosari

Coba jalanan se-Indonesia kayak gini, pastilah ga ada yang namanya komstir oblak (wkkkw :mrgreen:), serpisan pelek, dan hal-hal yang berkaitan sama rekondisi kaki-kaki kendaraan lainnya. 😆

Selain muyus, disini juga sepi.
Cuma sempat berpapasan dengan 5-6 motor, padahal hari libur loh 😯
Pada kemana yak 😯

Saya “keblasuk” !!!

Sampai juga di ancer-ancer (ga ngerti bahasa Indonesianya “check point” 😦 ) kedua 😎

Disinilah, awal petaka peristiwa keblasuk ini di mulai 😈

Saya sampai di sebuah persimpangan (jiaaaah, ga enak banget bahasa-ne) pertigaan kecamatan Playen.
Pilih kiri (pilihan salah) ato kanan (pilihan bener) ya?!!?
Kali ini dipakailah Intuisi ( 😆 ), si intuisi-pun mengarahkan untuk ambil jalur kiri aja 😈

Ya, benar!!
Saya mengambil jalan yang sesat, jalan yang engkau murkai

Teruuuuuus jalan ke arah … (lupa arah mana :mrgreen: ), kok ga sampe-sampe yak :shock:, malah nembus ke bunderan Wonosari 😆
Dengan demikian, saya resmi menyandang gelar “keblasuk”!!!

Sadar akan keter-blasukkan saya, varput rubah haluan dengan maksud mencari jalan yang benar :mrgreen:
Cari penduduk sekitar untuk dimintai keterangan mengenai arah air terjun Sri Gethuk 😎

Dan, saya-pun menemukan sessosok kimcil pemudi yang baru saja membuka konter hapenya :cool:.
Sambil mengendap-endap, sayapun menculiknya 😈

Sambil pasang muka ganteng, sayapun bertanya dengan sopan, “dik, dimanakah arah air terjun Sri Gethuk yang baik dan benar?”
Si adik, “…, bapaaak ada yang tanya alamat!!” (dianya shock melihat ketampanan saya 😯 )
Bapaknya keluar oom, dan dijelaskan kalo saya salah ambil jalan, tadi harusnya ke kanan, bukan ke kiri :mrgreen: 😆

Baiklah 😎

Gas terus dipelintir di kisaran 70  kpj saja, ga sabar mau ke sri gethuk 😎

ada sawah di tengah batuan kapur 😯

Hingga tibalah pada saat yg berbahagia!!!

 Sebuah papan hijo bertuliskan Sri Gethuk :mrgreen:

Dalam sebuah perjalanan, ngeliat papan petunjuk jalan udah kayak liat setetes air di padang pasir oom 😈
Sungguh menyegarkan, memuaskan daahaga akan rasa penasaran yang memuncak (berharap tetep di jalan yang benar 😎 )

Dan kali ini saya tetap di jalan yang benar 😎

Semacam terapi fantad!!!

Setelah puas memandangi papan petunjuk jalan, sayapun melanjutkan perjalanan 😎

Wow, sangat dahsyat 😯

Bagaikan “kali asat” 😯

Sepanjang jogja wonosari, tentunya fantad terasa panas karena duduk lama, sekarang waktunya terapi fantad 😎
Jalanan rusak sepanjang +- 3 km siap mengobati fantad yang kram den pegel-pegel 😆

Rasanya bagaikan derita yang tak kunjung berakhir (weleh :mrgreen: )

Pengen rasanya si varput berubah jadi KLX 150 kayak punyak e oom extra  :mrgreen:

Setelah terapi fantad, ada selingannya oom.
Jalanan muyusss lagi 😯

cuma 800 meteran aja 😆

Namanya juga selingan, ya cuma singkat.

Jalanan berkapur siap menghadang

Lengkap yak, dari jalanan aspal sampe jalanan berkapur 😛
Ga lama, dari jalanan berkapur, sampe di pos retribusi.
Pos retribusi ini dikelola sama pemerintah desa setempat, mana neh kepedulian pemkab Gunung Kidul!? :mrgreen:
Masak wisata bagus di biarin gitu aja 😈

di jagain sama pemuda setempat 😎

G mahal kok, 2rebuan per orang.
Motornya serebu, udah termasuk parkir
Jadi kalo parkir ga usah bayar lagi 😎

Sudah termasuk ke dua obyek wisata sebuah goa yang lupa namanya, sama air terjun sri gethuk

 Bagai oase di tengah padang pasir!!!

Disekeliling air terjun ada sawah :shock:, pepohonan-pun tumbuh rindang 😯
Air ada dimana-mana 😯

Ijo :mrgreen:

Selain tempat parkir yang representatip, disini juga tersedia warung-warung penjaja wanita  makanan ringan dan es kelapa muda :razz:, untuk memuaskan dahaga yang memuncak 😆

Hmm, kalo bus besar tak kira ga masuk oom..
Jalanannya ga memungkinkan, terlalu beresiko 😈

Sebenernya ada dua pilihan untuk ke air terjun, bisa jalan kaki atau naik kapal kayak di blog oom Jarwadi.

Hmm, naik kapal udah sering dibahas!
Saya tak jalan kaki aja :mrgreen: (semacam ngirit 😆 )

dengan muka melas, nyonyah-pun ngikut :mrgreen:

Mari bertualang!!!

Liwat persawahan oom, seger liat ijo-ijo gini 😎
Airnya juga melimpah 😯

ijo (lagi) :mrgreen:

Jalan ga jauh kok, cuma 500 meter aja 😎

Pada akhirnya, sampai oom!!!

Disini tuh perpaduan karang-air-sungai.
Jian, mbok tenan oom, seru..

Simak poto berikut ini 😆

 weladah, jebul airnya keruh 😯

Tak kira bening airnya, biru muda gitu 😆

selonjoran sambil ngiyup 😎

Oops, waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 siang (sambil nengok jam tangan)
Waktunya makan siang!

Marimaksi -mari makan siang-

 nasi telor lejat buatan nyonyah 😎

Dari tadi ngomongin air terjun, mana air terjunnya??!

Hehe, sabar-sabar :mrgreen:

Nah ini dia, air terjun Sri Gethuk 😎

kebetulan ada yang rapling di sana 😯

Ada temen-temen dari komunitas Jamnas yang sedang reuni, panjat-panjatan dah 😆
Air terjunnya bisa buat latian panjat memanjat, keren dah..

Data kerusakan:

  • BBM varput pulang-pergi : 26 rebu
  • Makanan ringan : 5 rebuan

Semoga berguna :mrgreen:

Buang sampah ditempatnya oom 😎

Iklan

43 thoughts on “Ke Air Terjun Sri Getuk, semacam wisata air!

Ngomong dong, ngomong!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s