Varput sudah fullwave!


Selamat Malam Yogyakarta!

Jumpa lagi :mrgreen:

Kali ini mau bahas kuda beban saya, si varput.
Akhirnya tergoda juga, setelah 4 tahun lebih tanpa di utak-atik :mrgreen:

si Varput sama si nyonyah :mrgreen:

Tadinya mau pake xcs hurricane.
Buat menstabilkan arus (dan katanya bisa bikin irit dan bertenaga), tapi harganya ga sebanding sama yang didapat.
Ya sudah, dari pada beli burung dalam sarung kucing dalam karung, diputuskanlah untuk memfullwave-kan saja :mrgreen:
Lagipula (wwkwwk :mrgreen: ) biayanya beda tipis 😆

Oh iya, sempet tanya-tanya tentang xcs hurricane, cari testimonial maksudnya.
Ternyata ga ada yang bahas 😦
Malahan,  pada merekomendasikan skywave fullwave sekalian :mrgreen:

Dengan bermodalkan regulator tiger, perombakan-pun dimulai 😎

Oh iya, untuk referensinya, bisa mampir ke blog oom kotsk.
Di situ dijelaskan, lengkap 😎
Makasih oom 😛

Kali ini saya mendatangkan balabantuan dari JIL (Jogja Illumination), yang pernah saya bahas di postingan ini.

Pertama-tama 😎

langsung dikerjakan ahlinya 😎

Lepaskan shock belakang, dan buka cover radiator beserta selang-selangnya.
Radiatornya sekalian dikuras dan dibersihkan 😎

Kedua

Buka kipas radiatornya

debu tebal, kristalisasi perjalanan selama ini :mrgreen:

Ketiga

Setelah kipas lepas, buka magnetnya 😛

Keempat

Keliatan sepulnya, masih perawan loh 😳

Kelima

Mari merubah jalur pengisiannya :mrgreen:
Maaf ga bisa detail, kurang paham kelistrikan (apalagi fullwave) 😆

di utek-utek 😳

Selesai, pasang lagi, dicoba, dan berhasil 🙂

Oh iya, keuntungannya berfullwave:

  • Bohlam lebih awet
  • Bisa dipasang LED, tanpa kedip-kedip
  • Suplai pengisian aki setabil
  • Irit BBM, imbas (jiah) dari pengapian yang stabil
  • Bisa ngangkat HID tanpa takut tekor (doakan ya, sedang mengumpulkan recehan 😉 )
  • Lampu lebih teraaaang
  • Larinya kentjang (perasaanku mengatakan demikian 😆 )
  • Lampu nyala tanpa ngidupin mesin :mrgreen:
Kerugiannya:
  • Kalo pemasangan asal-asalan, bisa ngerusak loh 😯
  • Ga ada :mrgreen:
  • Ga ada :mrgreen:

Selain itu, untuk kebaikan kita bersama, alangkah baiknya kalo aki sekalian di apgret ke 6 Ah.
Bisa make punyanya FU, coak rumah aki vario (sedikit dibengkokkan 😆 ).

Oh iya, untuk kebaikan kita bersama (lagi).
Pasangnya make soket aja oom, jadi kalo mau balik ke half wave mudah.
Jangan main putus-nyambung kabel, eman-eman 😈

Update:

Terakhir kali beli kiprok tiger ORI Honda, seharga Rp. 250rebu.
Bisa berbeda di setiap wilayah 🙂
Fukuyama sih, Rp. 80rebu juga dapet :mrgreen:

Semoga berguna 😆

Iklan

71 thoughts on “Varput sudah fullwave!

      1. nggak presisi pada bagian apanya ini mas broo??
        pas sepul nya kahh??

        pengen ngefullwafe jg masalahnya jadi nyari kerugianya duluu 🙂

      1. udah main nih di JIL,,kata mreka juga udah cukup pk aki ori
        oya,,bedanya apa si aki FU ma aki jupiter?selain dari dimensinya?kmrn ane bli buat jupi 6 amper harganya 117,,murah kan?

        1. Wow, cukup murah, di banding aki satria fu.
          Secara teknis kurang paham saya, cuma mekanik kebanyakan sering merekomendasikan asli satria fu, karena lebih kompak dimensinya..

  1. mas bro ngebikin tuh full wave jasanya doank berapa + kiprok tiger 250, nah total berapa? untuk lampu AHO bisa gak?

  2. bisa minta contak orang2 JIL oomm., tergoda ni gwa., 😀
    ane posisi di bojonegoro jawatimur omm.,!!

  3. ane sebenernya tertarik pgn di fullwave cuma masi ragu dengan ketahanannya, bisa sempurna kaya motor2 fullwave bawaan pabrik apa gak gitu.. soalnya ane tergoda juga pasang HID, dan masalahnya lampu vario 2 biji. kalo gak di fullwave serem juga nah buat klistrikannya. btw pasang fullwave nya agan dimana? bisa recomend bengkelnya? sampe saat ini ada kendala gak gan selama di fullwave variem nya? hehe..

    1. situ posisi dimana oom!?
      kalo saya pasang di jogja neh, bisa maen ke bengkel JIL.

      silakan baca-baca postingan saya yang ini
      https://varput.wordpress.com/2011/11/05/jogja-illumination-semacam-bengkel-kelistrikan/

      cuma kendala sepele oom, sebulan setelah pemasangan aki ga ngisi sama sekali..
      nah setelah di cek, ternyata ada soket yang kendor, tinggal dikencangkan, beres..
      yaah.. namanya juga modifikasi, ga bisa sesempurna pabrikan dong..

      dan sampai sekarang, fullwave tetep sehat sentosa panjang umur..
      lampu awet, kelistrikan setabil 😉

      saya rekomendasikan fullwave oom, daripada pasang alat-alat ga jelas kayak yang saya sebutkan diatas..
      toh harga ga terpaut jauh..

      semoga membantu 😛

      1. Kelistrikan fullwave bagus masbro, Saya sudah 1 thn memakainya. Ya dibilang ragat/biaya tambah memang iya. Soalnya selain utak-atik kabel bagian sepul juga ganti kiprok tiger, tp itu belum selesai. Harus diganti juga akinya. Ganti akinya miliknya Satria FU biar bisa imbang antara pengisian dengan batrainya. Tp bila agak kerepotan, ada alternatifnya, tambahin aja dioda bridge 10A. Carinya di toko elektronik ada banyak. Trus outout dioda dimasukin ke kiprok ori motor Anda. Alhasil cuma ngrubah kabel spul saja. Aki bisa pakai aslinya. Referensi >>> http://mitrabaterai.blogspot.com/2012/10/cara-buat-kiprok-full-wave-pakai-kiprok.html

Ngomong dong, ngomong!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s