Ke bukit Suroloyo


Selamat Siang Yogyakarta!

Kembali menulis, setelah kemarin bergelut dengan rutinitas (walah)

Hmm, beberapa minggu yang lalu saya dan beberapa teman. Jaraknya lumayanlah 50km pulang pergi.

Ya, kita ke bukit (lereng pegunungan menoreh) Suroloyo.Tempat wisata baru (bagi saya), lokasinya disebelah barat laut Jogja.

Untuk ke tempat ini, bisa lewat jalan godean, lalu perempatan nanggulan keutara, lalu ikutin jalan sampai melewati jembatan dan di barat jalan ada papan petunjuk menuju suroloyo.

Sedikit informasi, jalanan menuju tempat ini relatif sempit, bergelombang, berkelok-kelok, penuh tanjakan dan bersisian langsung sama jurang. Hati-hati kalo lewat sini pas hujan, jalanan semakin licin.

Oiya, jangan make motor metik, kasian. Kalo bawa mobil, jangan lebih besar daripada minibus L300, kalo pas papasan susah lewatnya. Lebih baik rame-rame, karena disini jarang penduduk. Paling ga ada temen kalo misalnya kendaraan mogok ditengah jalan :).

Perjalanannya ga begitu lama kok, cuma 2 jam dari jogja.

Skip..

Setelah sampai tujuan, disambut sama aura mistis. Gimana ga, sepi banget hari itu. Agak mendung pola :o.

Nitipin vivi , clingak-clinguk ga ada orang. Walah sepi tenan. Tapi ditunggu bentar ternyata tukang parkirnya dateng. Haha, tenang ninggal vivi 🙂

Nah sekarang mulai mendaki puncak suroloyo, woa..

ini masih awalnya lo..

Ada ratusan anak tangga unutk mencapai puncak Suroloyo, bikin cape. Jangan lupa bawa minum, karena disekitar sini ga ada yang jual (rame kalo pas 1 Muharram sama weekend).

Disini ada beberapa pendopo utnuk berteduh dan beristirahat, sayangnya semua ga terawat. Banyak coretan dimana-mana. Moga-moga cepep dibenahi. Biar makin banyak yang mampir :p

pos pertama.

Cukup lama dipendopo pertama, rombongan pada cape. Ga biasa nanjak. hihi.

Lanjut aja, keburu siang.

Langsung ke puncaknya.

Disana ada pendopo lagi dan 1 menara buat penerangan. Pemandangannya bagus lo, kalo pas cerah-cerahnya borobudur keliatan lo. Hmm, tapi sayang, siang itu ga terlalu cerah.

Pemandangannya 🙂

Ga sia-sia jalan-jalan sampe sini. Sebanding sama pengorbanannya (wkwkwk)

Oiya, karena bukan weekend masuknya gratis (ga ada yang jaga di pos retribusi). Tapi kalo pas rame, retribusinya Rp 5000/motor, Rp. 10.000/mobil pribadi.

Sebenernya masih ada 1 puncak lagi, tapi sayangnya kondisi mendung. Takutnya kehujanan. Hihi.

Tetep ati-ati dijalan 🙂

 

Iklan

20 thoughts on “Ke bukit Suroloyo

  1. AB 4212 JC dulur e vivi durung nyoba mrene,, nek seko speck roller-pulley + typikal manifold, luwehh wusss buat nanjak katimbang vivi, tapi yen lurus, vivi tetep luweh menang :mrgreen: mbiyen Riris 125 wis muncak boncengan :mrgreen:

Ngomong dong, ngomong!!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s