Selamat Malam, Yogyakarta!
Perjalanan kesekian kalinya bersama si varput!
Adalah 18 Februari pagi, guna meminimalisir kegundahan hati ![]()
*Saya benci keadaan ini, tapi, roda harus-lah tetap berputar!
Tujuan pertama buat geocaching oom, semacam permainan mencari harta karun dengan peralatan navigasi modern (GPS, global positioning system).
Besok tak bahas lebih lanjut mengenai geocaching
![]()
Tapi karena solo belum pernah tak jelajahi (haiss), ya ayok..
Mari menjelajah!
Yup, setelah 3 jam pelajaran perjalanan..
Sampai juga Solo (yang sampai sekarang saya ga ngerti bedanya solo, sala, sama surakarta
)
Moga-moga ada yang kasih pencerahan
Hmm, menurut saya..
Solo itu asik kok, cukup tertib lalu-lintasnya ![]()
Rindang, disana-sini banyak pepohonan.
Oh iya, jalanan banyak yang se-arah ![]()
Jadi, kalo kelewatan, muternya bisa jauh
(sempat mengalami beberapa kalo
)
Tujuan pertamanya ke Kraton Solo oom
Selain belum pernah kesini, ada cache (sabar ya, besok tak bahas si cache ini
) yang perlu di jelajahi oom
Tak kasih beberapa bukti otentik (haiss
)
Hmm, masuk ke museumnya oom..
Cukup bagus, dapet bonus merinding di beberapa titik ![]()
Yang ini beneran oom, tegang!
Apalagi waktu itu datangnya hampir jam tutup, lengkaplah petualangan kali ini
klik biar gede, rasanya gimana gitu (ap cuma perasaanku aja ya
)
Jadi di dalem museum kraton (yaa, semacam itulah), ada macem-macem benda-benda yang digunakan oleh para bangsawan pada waktu itu.
Ada banyak senjata, kayak pedang, tombak, sama meriam. Batu-batuan mulia, pakaian tradisional, tandu (?) buat angkut hasil pertanian.
Selain itu ada kereta kuno juga oom, buat angkut rombongan bangsawan pada masa itu
Hmm, selain pas sepi..
Kok ya pas mendung-mendung gerimis romantis mistis gitu oom ![]()
Hiii
FYI, si Nyonyah melihat beberapa “kehadiran mereka” loh
Beranjak (haiss
) dari museum, saya jalan lagi ke sekitaran halaman dalam kraton.
Ada semacam pendopo/ruang pertemuan disini, yang sayangnya ada batas-batas yang ga boleh di lewati wisatawan ![]()
Tapi cukuplah buat mengupas “ke-indah-an” tempat ini
pasir pantai selatan
Ada aturannya juga untuk ke halaman ini.
Kalo yang pake sandal harus ngelepas sandalnya, jadi kalo kesini bawa sepatu aja ya.
Biar ga repot lepas-lepas.
Menurut info dari abdi dalem, pasir di halaman ini di datangkan langsung dari pantai selatan loh
, yang bawa gimana yak
Cukuplah menjelajahi kraton solo, lanjut
Tadinya mau ke solo night market (pasar malem solo?), tapi perut ga mau tau! ![]()
Dicarilah warung makan terdekat, guna mengisi perut
Mau ke Solo Night Market, udah cape, lanjutin jalan-jalannya ke Solo Grandmall ![]()
Mallnya bagus sih, lengkap.
Tapi terlalu ramai jadi ya ga lama-lama di sini, berisik! ![]()
*kalo mau sepi, ke pasar aja *loh!?
Lanjutkan lagi..
Mau cari Paragon Mall, dengan bekal sebungkah android, di mulailah penjelajahan mencari mall ini (katanya baru)
Hmm, ternyata google navigation ga bisa diandalkan.
Malah di kasih jalan yang sesat-jalan yang engkau murkai
Bukan si Bolang kalo menyerah tanpa hasil ![]()
Terus susuri sudut kota, akhirnya ketemu juga ![]()
Dan sayangnya masih belom selesai dibangun. Dibeberapa bagian masih ada perbaikan
Gitu dulu oom, besok di sambung lagi ![]()
Ikuti terus hubungiku lagi, jangan bilang ini yang terakhir petualangan saya
nb:
Teruntukmu..
Skrip-sweet :*
Hmm, di solo ada apa lagi toh!?


dolan terusssssssssssssssss
http://pertamax7.wordpress.com/2012/03/22/tralis-datang-bukan-untuk-mematikan-nmp-mungkinkah/
bagus ceritanya menarik dan nggak bertele2, saya suka jan ceritanya, keep writing sob, jangan lupa mampir ke lapak saya di http://www.adi-souvenir.com
makasih kunjungannya
salam kenal
*moga-moga bukan robot
Ping-balik: Geocaching, apaan sih!? | blognya si oom!
museum radyapustaka lbh mistis lg
woa
sepertinya menyenangkn ini
nais trip bro…
http://setia1heri.wordpress.com/2012/02/28/mbak-hantu-menggoda-anakku/
halah, posting e mistik
takut
Wah ikut nitip dong
Mau2
Need Your Like kk/cc
——> http://www.facebook.com/pages/Armina-Haji-Umrah-Gratis/301726096547194
makasih kunjungannya
solo : ejaan asli pribumi..
sala : ejaan yang di endonesakan… (* maksain banget..
surakarta : karesidenan yang terdiri dari beberapa kabupaten ( WNGR, KRR, SKH, KLT etc ), dan solo sebagai pusatnya ( jaman dulu ) CMIIW.
kalo menururt sejarah yang saya tau ya..
1. yang bener itu SALA, dgn catatan a-nya yang dibaca o dalam bahasa jawa seperti kata gula pada bahasa jawa kan juga dibaca gulo..
2. solo, ini merupakan phonetik atau penulisan yang justru di indonesiakan, harusya cuman dibacanya aja yang ‘o’ tulisannya tetep ‘a’ eh sekarang jadi salah kaprah namanya jadi solo…
3. surakarta anda benar sekali, ini merupakan karesidenan
oh iya, kabupaten yang benar itu SURAKARTA, liat aja nama SMA, dan tulisan2 pemerintah disana,, gak ada yang solo, solo itu nama tempat (mungkin desa) dimana kraton dibangun, akan tetapi sekarang justru lebih terkenal solo daripada surakarta.. CMIIW
wow, gitu ya
Makasih infonya
paragon kan mudah nyarinya tuh.. dari stadion manahan ke timur, pertigaan belok kanan, lampmer belok kiri dah sampe..
sayanya belum pernah keliling-keliling oom, maklum yak
aseeekkkkk terus
kapan lagi oom
solooo asiiik.. ..
besok, kemana lagi